ilustrasi
BiT - Pap smear adalah pemeriksaan usapan mulut rahim untuk melihat sel-sel mulut rahim (serviks) di bawah mikroskop untuk mendeteksi dini kanker leher rahim (serviks). Pap smear merupakan tes skrining untuk mendeteksi dini perubahan atau abnormalitas dalam serviks sebelum sel-sel tersebut menjadi kanker.
Metode ini dicetuskan oleh Georgios Nicholas Papanikolaou. Pap smear merupakan suatu tes yang aman, murah, dan telah dipakai bertahun-tahun untuk mendeteksi dini kanker leher rahim.
Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang sering terjadi pada wanita, juga merupakan penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita. Penyebabnya yaitu adanya perubahan gen mikroba seperti; virus HPV (human papilloma virus), radiasi atau pencemaran bahan kimia. Kanker leher rahim stadium dini yang cepat ditangani dapat sembuh seratus persen.
Di Indonesia, berdasarkan data yang dikeluarkan Depkes pada 2007, pasien kanker leher rahim mencapai 8.000 orang dan setiap jamnya 1 pasien meninggal dunia.
Di negara-negara maju, pap smear terbukti dapat menurunkan angka kejadian kanker leher rahim invasif sebesar 46-76 persen dan menurunkan tingkat kematian hingga 50-60 persen.
Sebagai upaya pencegahan, semua wanita yang telah melakukan kontak seks direkomendasikan untuk pap smear terutama pada wanita yang :
- Menikah pada usia muda (dibawah 20 tahun)
- Pernah melakukan senggama sebelum usia 20 tahun
- Pernah melahirkan lebih dari 3 kali
- Pemakaian alat kontrasepsi lebih dari 5 tahun, terutama IUD atau kontrsepsi hormonal
- Mengalami perdarahan setiap hubungan seksual
- Mengalami keputihan atau gatal pada vagina
- Sudah menopause dan mengeluarkan darah per vagina
- Berganti-ganti pasangan dalam senggama
Jika telah timbul gejala yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya segera mendatangi dokter kandungan (obgyn) dan lakukan konsultasi agar dapat diketahui riwayat kesehatan dan tindakan yang tepat sebelum dilakukan pemeriksaan pap smear.
Peranan pemeriksaan ini sangatlah penting mengingat kanker leher rahim pada stadium awal tidak memberikan gejala apapun. Penyakit kanker leher rahim dapat berkembang menjadi mengkhawatirkan setelah melewati waktu yang lama. Dengan melakukan pap smear, kanker leher rahim yang terdeteksi pada stadium dini dapat disembuhkan secara total.
Persiapan sebelum pap smear
- Tidak berhubungan seks 48 jam sebelum pemeriksaan
- Jangan melakukan pap smear pada saat menstruasi
- Jangan menggunakan pembasuh antiseptik atau sabun antiseptik di sekitar Miss V selama 48 sebelum pengambilan lendir.
Proses pap smear
Dengan bantuan alat untuk membuka liang Miss V dan dengan tangkai pengusap (spatula), obgyn akan mengambil atau mengusap sekeliling leher rahim untuk mengambil lendir yang ada.
Kemudian, lendir tersebut akan dioleskan pada gelas objek, difiksasi dengan cairan khusus, diwarnai, lalu dilihat di bawah mikroskop di laboratorium.
Pap smear tidak menimbulkan rasa sakit, hanya sedikit rasa tidak nyaman. Hasil pap smear abnormal dibagi menjadi 3 hasil utama :
1. Bukan kanker
Kebanyakan hasilnya adalah infeksi kemudian pasien diminta untuk berobat dan melakukan kontrol ulang dalam 4-6 bulan untuk mengulang pap smear.
2. Prekanker
Menunjukkan beberapa perubahan sel abnormal, biasanya dilaporkan sebagai “sel atipik” atau displasia serviks. Pasien akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kolposkopi dan biopsi. Kurang dari 5% hasil pap smear menemukan dysplasia serviks.
3. Ganas ( kanker)
Pasien langsung diminta berobat ke dokter.
Selain isinya, kulit pisang juga sangat bermanfaat untuk kesehatan.
BiT - Jangan pernah menganggap remeh kulit pisang. Di tangan tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, kulit pisang diolah menjadi permen lembut antihiperkolesterol.
"Kulit pisang yang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik, ternyata mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Limbah kulit pisang ini kami buat seperti permen atau soft candy," kata Ketua Tim Penelitian Lukman Azis.
Lukman bersama rekannya Nisa Alfilasarida dan Clara Arha mengolah pektin dari kulit pisang menjadi marshmallow dengan bimbingan dosen mereka, Nur Ida Panca, dalam Program Kreativitas Mahasiswa dan Penelitian. Mereka menyortir kulit pisang, lalu mengirisnya kecil-kecil dan mengukusnya selama 10 menit. Setelah itu kulit pisang yang sudah direbus dikeringkan dan dibuat tepung.
Tepung kulit pisang itu kemudian diekstraksi menggunakan metode ekstraksi padat-cair pada suhu 90 Celcius menggunakan pelarut asam untuk menghasilkan bahan dasar marshmallow. Bahan itu kemudian dipanaskan lalu dimurnikan dengan alkohol 70 persen dan 96 persen. Penyaringan lalu dilakukan untuk mendapatkan pektin.
Menurut hasil penelitian, konsumsi pektin dari kulit pisang selama dua minggu bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah sampai 52 persen. Para peneliti sekarang sedang dalam proses mendaftarkan paten permen lembut antihiperkolesterol dari kulit pisang itu dan meneliti potensi manfaat lainnya. (ant)
lirik lagu anak Cicak di Dinding
BiT - Perkembangan lagu anak di Indonesia setelah tahun 1990-an mengalami kemunduran. Tak heran, banyak lagu dewasa akhirnya menjadi konsumsi anak-anak, meskipun dilihat dari faktor psikologi hal itu kurang tepat.
Nah, untuk menjawab mendesaknya kebutuhan lagu untuk anak-anak, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kretif (Kemenparekraf) segera merilis album lagu anak-anak sebagai hasil dari ajang Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak-Anak Tahun 2014 bertema Irama Negeriku.
Direktur Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik Kemenparekraf Juju Masunah dalam jumpa pers Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak-Anak Tahun 2014 di Jakarta, Sabtu mengatakan sebelum merilis album secara komersial pihaknya terlebih dahulu menggelar Lomba Cipta Lagu Anak-Anak Tahun.
"Album ini berisi 20 lagu anak dari berbagai daerah yang merupakan kompilasi dari lagu anak yang berhasil menjadi pemenang dalam Lomba Cipta Lagu Anak Tahun 2013 dan 2014," kata Juju.
Sebanyak 10 lagu dari lomba tahun sebelumnya masuk album ini di samping 10 pemenang Lomba Cipta Lagu Anak 2014. Sepuluh pemenang Lomba Cipta Lagu Anak 2014 adalah Retno Wimborini dari Tangerang Selatan dengan lagu berjudul Bergembira, M. Reza Gustrianto dari Yogyakarta dengan Lagu Gembira, Yudhi E. Kurniawan dari Jakarta dengan Jangan Suka Berbohong, Fahri dari Jakarta dengan Malu Berbohong, Junianti Nasution dari Bogor dengan Cita-cita Anak Bangsa.
Selain itu ada Agung Batin Salasa dari Banjarnegara, Jawa Tengah, dengan Bersama Temanku, Willy Aviantara M. dari Jakarta Selatan dengan Untuk Indonesia Raya, Indra Kurniawan dari Cibinong dengan Generasi Hebat, Istu Dianing Anggraeni dari Temanggung Jawa Tengah dengan Suka Indonesia, dan Yohanes Rovi Candra Permana dari Purworejo dengan Indahnya Kebersamaan. 20 lagu yang diarransemen komposer Purwacaraka ini akan direkam untuk kemudian disebarkan ke sekolah-sekolah, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di seluruh Indonesia termasuk sosialisasi ke radio-radio.
"Kami juga akan roadshow untuk sosialisasi dan promosi langsung dari daerah ke daerah," katanya.
Proses penjurian lomba sendiri telah dilaksanakan mulai 10-12 Juli 2014 oleh tim penilai atau juri yang terdiri dari Purwacaraka (komposer), Bens Leo (pemerhati musik), Dina Mariana (seniman musik), Tika Bisono (psikolog), Leli Kurniawati (pendidik musik anak), Pono Banoe (pendidik musik), Adib Hidayat (pemerhati musik), dan Julianus Limbeng (Kemenparekraf).
"Penyerahan hadiah akan dilaksanakan bersamaan dengan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2014 pukul 15.00 WIB di Sasono Langen Budoyo di TMII," katanya.
Purwacaraka mengatakan jumlah peserta lomba ini adalah 220 orang dari 27 provinsi dengan lagu 344 buah. Sementara Bens Leo mengatakan lomba tersebut ditanggapi antusiastis masyarakat lantaran dipromosikan salah satunya melalui media sosial. (ant)
ilustrasi
BiT - Para perempuan kerap melakukan kesalahan-kesalahan dalam rutinitas bersolek. Kesalahan ini mulai dari mencuci rambut terlalu teratur hingga mengenakan lipstik secara berlebihan.
Di Inggris sendiri, berdasarkan sebuah studi yang dilakukan pihak dari laman Hairtrade.com pada perempuan berusia 25--40 tahun, diketahui 9 dari 10 perempuan melakukan kesalahan dalam berdandan setiap hari.
Berikut ini terdapat beberapa kesalahan dalam berdandan yang kerap perempuan sebagaimana dilansir Female First:
1. Mengobati rambut "frizzy"
Rambut kaku, kusut dan kering atau disebut frizzy yang sulit diatur adalah musuh hampir semua perempuan, terutama di musim panas. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari, rambut yang dehidrasi merupakan akar dari masalah ini. Untuk memperbaiki kondisi ini, coba lakukan perawatan menggunakan kondisioner rambut secara teratur. Saat menata rambut, coba gunakan beberapa tetes serum untuk menghilangkan kekusutan rambut. Juga, jauhi alat-alat penata rambut yang menghantarkan panas. Namun, jika Anda sulit melakukannya, pastikan untuk menggunakan sprei yang melindungi rambut dari panas secara teratur.
2. Menggambar alis berlebihan
Memiliki alis yang besar, seringkali membuat Anda tergoda menambahkan sedikit goresan lagi di alis dengan pensil alis Anda. Namun, hati-hati, alis yang Anda gambar jangan sampai terlihat seperti dua peluru yang menempel di dahi Anda. Untuk tampilan lebih baik, coba taburkan bedak pada pensil alis Anda. Kemudian, pastikan jangan terlalu dekat dengan cermin saat memakai riasan untuk melihat keseluruhan bentuk alis Anda.
3. Bibir belepotan
Lipstik dapat mencerahkan wajah dan membuat Anda terlihat cantik saat pertama kali Anda mengenakannya. Namun, pastikan lipstik yang Anda gunakan tidak berlebihan sehingga bentuk bibir Anda tetap terjaga. Mengoles lipstik di wajah Anda tak akan pernah menghasilkan tampilan yang baik. Jadi, cobalah pakai bubuk berwarna terang pada bibir setelah Anda mengenakan lipstik. Bubuk ini akan membantu lipstik menempel di bibir, serta membuat bibir Anda terlihat alami dalam jangka waktu lebih lama. Selanjutnya, semprotkan sedikit sprei pada wajah Anda sebelum meninggalkan rumah untuk menjaga riasan.
4. Terkecoh warna foundation
Perhatikan warna alas bedak sebelum Anda mengenakannya. Beberapa perempuan suka menambahkan garis dasar foundation berwarna oranye di sekitar lehernya. Namun, ini justru membuat mereka terlihat ceroboh dan jorok. Kemudian, cahaya lampu di toko kerap membuat Anda terkecoh dalam memilih warna foundation. Ingat, saat mencoba satu warna foundation tertentu di toko, Anda melihat warna di bawah cahaya lampu, yang mungkin dapat berubah saat Anda keluar dari toko.
5. Berlebihan mengobati bintik di wajah
Sangat mudah untuk panik, saat Anda melihat bintik di wajah, misalnya jerawat. Namun, mengenakan krim pada setiap bintik di bawah matahari justru akan menyumbat kulit Anda. Pengobatan terbaik untuk mengurangi bintik di wajah ialah tak usah mengenakan riasan dan biarkan wajah Anda bernafas. Bintik seringkali merupakan tanda pori-pori mengalami penyumbatan, jadi berhentilah sementara mengenakan riasan untuk mengistirahatkan wajah Anda. Di samping itu, mengenakan masker wajah seminggu sekali dapat membantu mencegah bintik-bintik muncul serta dapat membuat kulit Anda terlihat segar.
6. Keramas setiap hari
Kebanyakan orang percaya, keramas setiap hari akan membuat rambut mereka berada pada kondisi terbaik. Namun, mereka salah. Keramas setiap hari berarti Anda melucuti minyak alami dari rambut dan ini berbahaya. Ketimbang keramas setiap hari, cobalah keramas pada keesokan harinya setelah keramas terakhir dan secara bertahap luruskan rambut tiga hari setelah keramas. Jika khawatir rambut Anda akan terlalu berminyak, gunakan sampo kering (yang pemakaiannya tidak perlu dibilas). (ant)
Cicak Tokek
BiT - Sejumlah warga Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah mengadu nasib ke Kabupaten Lebak dengan cara yang unik. Bukan bekerja di perusahaan atau di lahan pertanian, tapi dengan berburu tokek. Ya, mereka berburu binatang yang kerap menyuarakan bunyi khas di malam hari tersebut untuk kemudian dijual ke pengepul.
"Kami datang ke sini karena populasi tokek di Lebak cukup banyak," kata Firman, warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah saat melakukan pemburuan di Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, Kamis (10/7/2014).
Ia mengaku dalam sehari bisa mendapatkan tokek hasil perburuan antara 100 sampai 150 ekor. Tokek-tokek itu dijual ke pengepul di Pal Lima Kota Serang dengan harga Rp3.000/ekor. Selanjutnya, pengepul memasok tokek itu ke Ponorogo, Jawa Timur. Dikabarkan tokek bisa menyembuhkan penyakit gatal-gatal, HIV/AIDS dan tumor.
"Kami pulang ke rumah bisa bawa uang antara Rp200 sampai Rp300 ribu permalam dari hasil memburu tokek itu," katanya.
Firman mengatakan, dirinya dan teman-teman lainnya warga Rembang sudah sebulan terakhir melakukan perburuan tokek di Kabupaten Lebak. Perburuan dilakukan pada malam hingga dinihari karena binatang itu beraktivitas di malam hari. Wilayah yang jadi buruannya mulai kawasan perumahan, perkebunan, hingga ke hutan.
"Kami dengan melakukan perburuan tokek itu bisa menghidupi ekonomi keluarga," katanya.
Begitu pula Parno warga Rembang, Jawa Tengah lainnya. Menurut dia populasi tokek di Kabupaten Lebak cukup banyak baik di kawasan permukiman maupun di hutan. Namun, ia lebih menyukai berburu di kawasan hutan karena banyak pohon-pohon sebagai sarang tokek. Apalagi, musim kemarau populasi tokek begitu mudah karena mereka bisa keluar pada malam hari.
"Kami menangkap tokek dengan alat bambu sepanjang 10 meter dan diujungnya terdapat ikat tali," katanya.
Meski menjadi alat mencari nafkah, namun ada pihak yang menyesalkan perburuan tokek tersebut. Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Nurly Edlinar, mengimbau masyarakat jangan melakukan perburuan satwa tokek karena dapat merusak ekosistem habitat lingkungan.
Meskipun tokek tersebut tidak termasuk binatang yang dilindungi pemerintah, tetapi manfaatnya bagi lingkungan sangat besar, seperti memakan berbagai jenis nyamuk termasuk nyamuk demam berdarah (DBD). Selain itu juga dapat mengantisipasi serangan hama dengan memakan binatang welang yang bisa merusak tanaman padi.
"Kami berharap warga tidak melakukan perburuan terhadap tokek. Saat ini juga di Rangkasbitung satwa tokek sudah langka dan tidak terdengar lagi bunyi tokek di malam hari," ujarnya. (ant)

Ketua Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PP LKNU), DR. dr. Imam Rasjidi menikahkan putri kembarnya, dr.Faradiana Rasyidi dengan dr.Mohammad Erstda Trapsilantya dan dr.Faradiani Rasyidi dengan dr.Titok Heriyanto. ...
Selain tempat wisata, hal yang paling dicari berikutnya ketika kita berkunjung ke suatu daerah adalah makanan/kuliner. Ya, memang masing-masing daerah punya makanan khas yang biasanya sudah menjadi ciri khas daerah...
KOTA TANGERANG. BANTEN Puluhan Naga, Barongsai dan kesenian Tionghoa meramaikan malam Sabtu, 14 juni 2014, di Kota Tangerang. Ribuan orang ramai menyaksikan di pinggir jalan sepanjang jalan Mohamad Toha mulai dari...
Mulai pagi hari pengurus MWC NU, PCNU dan Jama’ah Nahdliyin Kota Tangerang bertahap hadir ke Hotel Allium dengan tujuan mengikuti dan menghadiri Musyawarah Kerja Cabang ke III (Mukercab) serta...
Tanggal 9 Juli 2014 tentunya akan menjadi peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana pada hai tersebut seluruh rakyat Indonesia merayakan pesta demokrasi Indonesia yaitu Pemilihan Presiden. Suksesi pucuk pimpinan negeri...